Subang - Anggota Bawaslu Puadi ingin Universitas Muhammadiyah Jakarta menjadi laboratorium demokrasi. Menurutnya, kampus bisa menjadi tempat penelitian pemilu, kajian kebijakan, pemetaan risiko, pengembangan teknologi pengawasan, fact-checking, hingga pendidikan literasi digital.
Anggota Bawaslu, Totok Hariyono, mendorong Bawaslu Provinsi Bengkulu untuk melakukan pendidikan politik dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mendorong integrasi penanganan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) dengan instansi yang memiliki kewenangan menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu.