La Bayoni Tekankan Disiplin dan Inovasi Pegawai dalam Apel Bulanan Sekretariat Jenderal Bawaslu
|
Subang - Deputi Bidang Administrasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), La Bayoni, menekankan pentingnya kedisiplinan jajaran pegawai dalam menjalankan program kerja yang telah ditetapkan. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Bulanan di lingkungan Sekretariat Jenderal Bawaslu, Jumat (13/2/2026).
La Bayoni menegaskan bahwa kedisiplinan tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran fisik, tetapi juga sebagai komitmen menjalankan tugas sesuai aturan dan tanggung jawab yang diemban guna meningkatkan kualitas pengawasan pemilu. Menurutnya, apel rutin menjadi salah satu instrumen penting dalam menumbuhkan disiplin dan kesadaran organisasi.
“Apel ini jangan hanya dijadikan sebagai keterpenuhan syarat formalitas saja, tetapi harus dilihat sebagai wadah penyampaian informasi strategis dalam pelaksanaan tugas-tugas organisasi,” ujar La Bayoni.
Dalam arahannya, ia juga memotivasi pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri. La Bayoni berbagi pengalaman personal terkait perjalanan karier, seraya mengingatkan bahwa jabatan strategis diraih melalui kerja keras, kompetensi, dan integritas, bukan melalui jalan pintas ataupun lobi yang tidak sehat.
“Kalian harus melakukan upaya memantaskan diri untuk menduduki suatu jabatan. Pahami tugas dan fungsi yang dipercayakan oleh atasan. Jika menjadi staf, jadilah staf yang baik. Jika menjadi Kepala Bagian, jadilah Kabag yang baik,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pimpinan akan memantau kinerja pegawai secara objektif dalam menentukan promosi jabatan, baik struktural maupun fungsional, berdasarkan pertimbangan yang logis, terukur, dan sesuai ketentuan.
Menghadapi tahun anggaran 2026, La Bayoni mengingatkan seluruh unit kerja agar lebih cermat dalam mengelola program dan kegiatan. Di tengah keterbatasan anggaran, ia meminta jajaran Bawaslu tetap produktif serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan pengawasan dan pembinaan.
“Keterbatasan anggaran bukan berarti kita berhenti melakukan pembinaan dan monitoring ke daerah. Saya minta seluruh unit kerja melakukan inovasi, misalnya dengan mengoptimalkan pembinaan kepada Bawaslu Provinsi serta Kabupaten/Kota melalui daring (online),” jelasnya.
Terkait mutasi dan pelantikan pejabat yang baru saja dilakukan, La Bayoni menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan penempatan tugas yang baru. Ia juga meminta agar sisa pekerjaan di unit sebelumnya segera diselesaikan guna memastikan kelancaran transisi.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas kinerja kelembagaan Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi, sehingga kualitas pengawasan tetap terjaga secara konsisten di seluruh tingkatan. Sebagai informasi, dalam apel tersebut juga dilakukan penyerahan fasilitas pendukung bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bawaslu.
Penulis: G. Eki Pribadi
Foto: Bawaslu