Kumaunang: Uji Petik Pastikan Data Pemilih Akurat dan Mutakhir
|
Subang - “Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan data pemilih benar-benar akurat dan mutakhir, sehingga hak pilih masyarakat tetap terlindungi,” ujar Anggota Bawaslu Kabupaten Subang, Jamal A. R. Kumaunang, saat memimpin pelaksanaan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kecamatan Kasomalang, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Subang sebagai bagian dari pengawasan terhadap proses PDPB yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Subang. Uji petik dilakukan dengan metode verifikasi faktual langsung di lapangan terhadap sampel data pemilih.
Dalam pelaksanaannya, tim yang dipimpin Jamal A. R. Kumaunang bersama anggota tim Fatihah Firdausi, Dwi Anggana, Patrya Baskara, dan Ridwan Supriatna melakukan pengecekan terhadap 30 sampel data pemilih. Sampel tersebut terdiri atas 10 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), 10 Pemilih Baru, dan 10 Pemilih dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang telah ditetapkan KPU.
Uji petik dilakukan dengan cara mendatangi alamat pemilih sesuai data administrasi, melakukan konfirmasi status kependudukan, serta memastikan kesesuaian antara data yang tercantum dengan kondisi faktual di lapangan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah potensi ketidaksesuaian data, seperti pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat namun masih terdaftar, atau warga yang telah memenuhi syarat tetapi belum masuk dalam daftar pemilih.
Menurut Jamal, pengawasan melalui metode uji petik menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas daftar pemilih secara berkelanjutan.
“Melalui pengawasan langsung di lapangan, kami dapat memastikan bahwa proses pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan dan prinsip akurat, mutakhir, serta akuntabel,” tambahnya.
Hasil pelaksanaan uji petik tersebut akan dituangkan dalam laporan hasil pengawasan dan disampaikan secara berjenjang sesuai mekanisme yang berlaku. Bawaslu Kabupaten Subang menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pengawasan PDPB secara rutin di berbagai wilayah guna menjaga kualitas data pemilih sebagai fondasi penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang demokratis.
Penulis: G. Eki Pribadi
Foto: Ridwan Supriatna