Lompat ke isi utama

Berita

Kaidah press realease dan berita,

Rabu, 13 Oktober 2021. RDK Kehumasan dengan mengusung tema “Kaidah Penulisan Press Release & Berita”, kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua, Anggota dan Staf Ekretariat bertempat di Jl. Paabuan No. 9 Subang. Dalam RDK kali ini Anggota Bawaslu Provinsi jawa Barat, Lolly Suhenty sebagai Keynote Speaker dan Narasumber Iji Jaelani, S.Sy, Staf Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Tujuan diadakannya RDK Kehumasan adalah untuk memenuhi kaidah-kaidah informasi dan kejurnalistikan. Ketua Bawaslu Kabupaten Subang menyampaikan paparan pengantar dengan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk mengetahui tips & trik mengenai penulisan Press Release dan Berita yang baik serta benar, dan agar dapat dimuat di media berita sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dari apa yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Subang. Berikutnya, Iji Jaelani sebagai Narasumber menyampaikan materi pembahasan mengenai kaidah penulisan Press Release & Berita. Yang terpenting bagi Humas adalah eksistensi dari informasi yang didapatkan dan yang kemudian akan disampaikan kepada publik, yang mana harus bisa membangun citra positif mengenai lembaga di mata publik. Kemudian Iji menjelaskan bahwasannya fakta bisa dijadikan sebagai bahan pembuat berita, asal bisa memenuhi 3 (Tiga) unsure, yakni Penting – Menarik – Aktual. Selanjutnya dijelaskan pula mengenai Rukun Iman Berita menutut Dahlan Iskan, yakni : Tokoh, Besar, Dekat, Yang Pertama, Trend, Human Interest, Bermisi, Unik, Eksekutif dan Prestasi. Iji pun menjelaskan mengenai cara meliput berita yang baik dan benar, seperti adanya wawancara, mengadakan jumpa pers, lalu wisata pers, dan siaran pers. Selain itu juga menjelaskan mengenai teknik penulisan berita, di mana dalam suatu berita harus memenuhi unsur-unsur 5W1H + 3E + 1N, juga harus memerhatikan urgensi editing yang bertujuan menyegah terjadinya kesalahan dan menjaga hal-hal yang tidak dikehendaki. Terakhir, Iji menambahkan bahwasannya dalam membuat sebuah berita harus benar-benar dilakukan secara objektif. Keobjektifitasan berita akan menentukan kualitas dari berita itu tersebut, yang di mana pada akhirnya akan menentukan posisi lembaga yang mengeluarkan pernyataan berita agar bisa diketahui dan dipercaya oleh masyarakat. Pada sesi terakhir RDK, Lolly Suhenty sebagai Keynote Speaker menyampaikan bahwasannya di dalam pembuatan sebuah berita ada 3 (Tiga) hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh pembuat berita, yakni : 1. Memahami identitas kelembagaan yang berdasar pada tupoksi. 2. Memahami peran serta tanggung jawab. 3. Menyampaikan informasi berdasarkan pada teori “Beautiful Minds”.
Tag
KEGIATAN BAWASLU SUBANG