Bawaslu Kabupaten Subang Ajak Pemilih Pemula Tolak Politik Uang di SMK Al-Ishlah Jatireja
|
Subang - Dalam upaya menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, Bawaslu Kabupaten Subang mengunjungi SMK Al-Ishlah Jatireja dalam kegiatan sosialisasi bertajuk “Bawaslu Ngajar ka Sajola: Demokrasi Mulai dari Kelas”, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Subang, Cucu Kodir Jaelani dan Jamal A. R. Kumaunang, serta diikuti oleh para siswa-siswi sebagai pemilih pemula.
Dalam kesempatan tersebut, Cucu Kodir Jaelani memberikan materi mengenai bahaya politik uang. Ia menekankan bahwa politik uang tidak hanya merusak proses demokrasi, tetapi juga melemahkan integritas pemilih. Ia mengajak seluruh peserta untuk berani menolak segala bentuk praktik politik uang menjelang pemilu maupun pemilihan.
Sementara itu, Jamal A. R. Kumaunang menyampaikan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga kemurnian demokrasi. Ia menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan, seperti memeriksa NIK untuk memastikan sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta mendorong siswa yang telah berusia 17 tahun untuk segera membuat KTP agar dapat menggunakan hak pilihnya secara sah.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Subang dan SMK Al-Ishlah Jatireja tentang Pendidikan Politik dan Demokrasi serta Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Lingkungan Pendidikan. Melalui MoU tersebut, kedua pihak sepakat untuk terus bersinergi dalam mengedukasi generasi muda agar menjadi pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Subang menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam memperkuat pengawasan partisipatif di kalangan pelajar dan lembaga pendidikan. Dengan semangat “Demokrasi Mulai dari Kelas”, Bawaslu berharap nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap pemilu yang bersih dapat tumbuh sejak usia sekolah.
Penulis: G. Eki Pribadi