Lompat ke isi utama

Berita

Survei Poltracking Indonesia Tempatkan Bawaslu sebagai Lembaga Paling Dipercaya Ketiga, Bawaslu Kabupaten Subang: Motivasi untuk Terus Menjaga Kepercayaan Publik

Bawaslu

Subang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menempati peringkat ketiga lembaga negara dan institusi demokrasi dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi berdasarkan Survei Nasional Poltracking Indonesia periode 11–17 Mei 2026.

Dalam survei tersebut, Bawaslu memperoleh tingkat kepercayaan publik sebesar 71,3 persen dan tingkat kepuasan publik sebesar 70,1 persen. Capaian tersebut menempatkan Bawaslu di bawah TNI dan Presiden & Wakil Presiden, sekaligus berada di atas sejumlah lembaga negara dan institusi demokrasi lainnya.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Subang, Achmad Mansur, menilai bahwa capaian yang diraih Bawaslu menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Bawaslu di daerah untuk terus memperkuat kualitas pengawasan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

"Hasil survei ini menjadi kabar baik sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Bawaslu di daerah, termasuk Bawaslu Kabupaten Subang. Kepercayaan publik yang diraih Bawaslu merupakan amanah yang harus dijaga bersama melalui kerja-kerja pengawasan yang profesional, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat," ujar Achmad Mansur.

Ia menambahkan, Bawaslu Kabupaten Subang akan terus mendukung penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Subang, Sahat Erwin Gemayel Siagian, menyampaikan bahwa tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Bawaslu menjadi dorongan bagi jajaran sekretariat untuk terus meningkatkan kualitas dukungan kelembagaan.

"Kepercayaan publik merupakan aset kelembagaan yang sangat berharga. Karena itu, kami di Bawaslu Kabupaten Subang akan terus berupaya menghadirkan dukungan kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan agar dapat menopang pelaksanaan tugas pengawasan secara optimal," ungkap Sahat Erwin Gemayel Siagian.

Survei Nasional Poltracking Indonesia tersebut dilakukan terhadap 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi serta penyebaran sampel secara proporsional berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tahun 2024.

Bagi Bawaslu Kabupaten Subang, capaian tersebut menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan memperkuat sinergi dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.

Melalui semangat "Ayo Awasi Bersama", Bawaslu Kabupaten Subang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi sebagai tanggung jawab bersama.

Penulis: G. Eki Pribadi
Foto: Bawaslu