Lompat ke isi utama

Berita

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Pecahkan Rekor, 409 Regu Siap Ikuti Tahapan Eliminasi

Bawaslu

Subang - Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) mencatatkan rekor baru. Hingga penutupan pendaftaran, sebanyak 409 regu dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia resmi mendaftar dan siap mengikuti tahapan eliminasi.

Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu. Sebelumnya, kompetisi ini diikuti oleh 35 regu pada 2019, 275 regu pada 2022, 176 regu pada 2023, 214 regu pada 2024, dan 311 regu pada 2025. Peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya antusiasme kalangan akademisi terhadap isu kepemiluan dan penegakan hukum pemilu.

Bawaslu Kabupaten Subang mengapresiasi tingginya partisipasi perguruan tinggi dalam kompetisi tersebut sebagai wujud meningkatnya perhatian generasi muda terhadap penguatan demokrasi melalui ruang-ruang akademik.

Anggota Bawaslu Kabupaten Subang, Gamal Putu Manggala, menilai antusiasme tersebut menjadi indikator positif bahwa mahasiswa memiliki kepedulian yang semakin besar terhadap perkembangan sistem kepemiluan di Indonesia.

"Kami mengapresiasi tingginya minat mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI. Antusiasme ini menunjukkan bahwa ruang akademik semakin aktif memberikan perhatian terhadap isu kepemiluan. Kami berharap kompetisi yang diselenggarakan Bawaslu RI ini dapat melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang berkontribusi bagi penguatan sistem penegakan hukum pemilu serta kualitas demokrasi di Indonesia," ujar Gamal.

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI mengusung tema "Penguatan Lembaga Bawaslu Dalam Penegakan Hukum Pemilu". Melalui kompetisi ini, Bawaslu RI bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kepemiluan dan penegakan hukum pemilu, mendorong lahirnya diskursus mengenai konsep penegakan hukum pemilu yang ideal, meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya integritas dalam proses pemilu, serta membangun budaya demokrasi yang berlandaskan keadilan dan supremasi hukum.

Dalam buku pedoman kompetisi dijelaskan bahwa penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI merupakan bagian dari upaya Bawaslu RI menghadirkan ruang dialektika yang objektif dan berbasis akademik. Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan pemikiran, argumentasi, serta rekomendasi yang dapat menjadi kontribusi bagi penguatan sistem penegakan hukum pemilu dan penyempurnaan kebijakan kepemiluan di Indonesia.

Selanjutnya, seluruh regu yang telah mendaftar akan mengikuti Tahapan Eliminasi yang dijadwalkan berlangsung pada 28–31 Juli 2026. Hasil tahapan eliminasi akan diumumkan pada 1 Agustus 2026 sebagai penentu peserta yang berhak melaju ke kompetisi tingkat regional.

Adapun rangkaian pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI adalah sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 15–24 Juli 2026

  • Tahapan Eliminasi: 28–31 Juli 2026

  • Pengumuman Hasil Tahapan Eliminasi: 1 Agustus 2026

  • Technical Meeting Tahapan Regional: 3 Agustus 2026

  • Kompetisi Debat Regional Timur: 18–21 Agustus 2026

  • Kompetisi Debat Regional Tengah: 20–22 Agustus 2026

  • Kompetisi Debat Regional Barat: 22–25 Agustus 2026

  • Pengumuman Peserta Tahapan Nasional: 26 Agustus 2026

  • Technical Meeting Tahapan Nasional: 28 Agustus 2026

  • Kompetisi Debat Tahap Nasional: 20–25 September 2026

Bawaslu Kabupaten Subang mendukung penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI sebagai salah satu upaya Bawaslu RI dalam meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan mahasiswa. Diharapkan, kompetisi ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran yang inovatif dan konstruktif sebagai kontribusi bagi penguatan penegakan hukum pemilu serta terwujudnya demokrasi yang semakin berintegritas di Indonesia.

Penulis: G. Eki Pribadi
Foto: Bawaslu