Lompat ke isi utama

Berita

Herwyn Dorong Transformasi Digital untuk Perkuat Pengawasan Pemilu

Bawaslu

Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda memberikan arahan kelembagaan di Kantor Bawaslu Papua Barat Daya (PBD), Senin (13/7/2026). Foto: Bawaslu Provinsi Papua Barat Daya

Subang - Anggota Bawaslu RI Herwyn J.H. Malonda menegaskan pentingnya transformasi digital dan adaptasi teknologi di lingkungan pengawas pemilu sebagai langkah memperkuat efektivitas kerja kelembagaan. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi dan penyelenggaraan demokrasi sehingga Bawaslu dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Hal itu disampaikan Herwyn saat memberikan arahan kelembagaan di Kantor Bawaslu Provinsi Papua Barat Daya, Senin (13/7/2026).

Herwyn menjelaskan, kemajuan teknologi digital telah mengubah lanskap komunikasi, termasuk pola kampanye dan penyebaran informasi. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu ketika proses komunikasi masih bergantung pada surat-menyurat secara manual yang membutuhkan waktu relatif lama.

"Saat ini, administrasi lembaga pun telah bertransisi menggunakan format digital seperti berkas PDF untuk memastikan instruksi dan koordinasi kelembagaan dapat terkirim dan diterima dalam hitungan detik," terangnya.

Menurut Herwyn, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan cara kerja organisasi agar lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Bawaslu di daerah untuk berani keluar dari zona nyaman dan tidak hanya mempertahankan pola kerja yang telah ada. Meski demikian, ia menegaskan bahwa praktik-praktik baik yang selama ini telah berjalan tetap perlu dipertahankan dan dikembangkan.

"Tantangan itu yang membuat kita harus berubah. Kita tidak cukup mempertahankan cara kerja lama. Cara kerja lama yang baik tetap kita pertahankan, tetapi kita perlu transformasi dan perubahan secara menyeluruh agar mampu menjawab tantangan digital ini," ungkapnya.

Herwyn menilai transformasi kelembagaan menjadi kebutuhan agar Bawaslu mampu mengantisipasi berbagai persoalan pengawasan secara lebih cepat dan adaptif. Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal, koordinasi antarlembaga, pengelolaan administrasi, hingga pelaksanaan tugas pengawasan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif.

Melalui penguatan transformasi digital tersebut, Herwyn berharap seluruh jajaran Bawaslu semakin siap menghadapi dinamika penyelenggaraan pemilu yang terus berkembang serta mampu memberikan pelayanan dan pengawasan yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Bawaslu

Penulis: G. Eki Pribadi
Foto: Bawaslu