Lompat ke isi utama

Berita

Cucu Kodir Dorong Desa Gencarkan Pelaporan Akta Kematian untuk Dukung Akurasi Data Pemilih

Subang - “Kesadaran masyarakat dalam melaporkan dan mengurus akta kematian masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kami mendorong pemerintah desa untuk terus mengedukasi masyarakat agar setiap peristiwa kematian segera dilaporkan dan diadministrasikan dengan baik,” ujar Anggota Bawaslu Kabupaten Subang, Cucu Kodir Jaelani, saat memimpin pelaksanaan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kecamatan Patokbeusi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin Bawaslu Kabupaten Subang terhadap proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum. Melalui metode uji petik, Bawaslu melakukan pencermatan data pemilih guna memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi faktual di masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim yang dipimpin Cucu Kodir Jaelani melakukan pencermatan data serta berkoordinasi dengan sejumlah pemerintah desa di wilayah Kecamatan Patokbeusi. Koordinasi dilakukan karena pemerintah desa merupakan pihak yang memahami dinamika kependudukan di wilayahnya, termasuk data Laporan Peristiwa Penting (Lampid) yang memuat informasi mengenai kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, dan perubahan data kependudukan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan uji petik terhadap 30 sampel data pemilih yang terdiri dari tiga kategori, yaitu 10 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), 10 Pemilih Baru, dan 10 Pemilih dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Ketiga kategori tersebut dicermati dan diklarifikasi untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi faktual di masyarakat.

Melalui koordinasi tersebut, tim memperoleh berbagai informasi terkait dinamika kependudukan yang terjadi di masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam mengurus akta kematian bagi anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Menurut Cucu, tertib administrasi kependudukan memiliki peran penting dalam mendukung kualitas data pemilih yang akurat dan mutakhir. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat perlu terus diperkuat.

“Data kependudukan yang tertib akan berdampak pada kualitas data pemilih. Kami berharap pemerintah desa terus mengingatkan dan mendorong masyarakat untuk segera melaporkan setiap peristiwa kematian agar dapat tercatat secara administrasi,” tambahnya.

Hasil pelaksanaan uji petik ini akan dituangkan dalam laporan hasil pengawasan sebagai bagian dari mekanisme pengawasan berkelanjutan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Subang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kualitas data pemilih sekaligus melindungi hak pilih masyarakat dalam setiap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.

Penulis: G. Eki Pribadi

Foto: Darren