Bawaslu Tomohon Tanam Pohon Manggis, Simbol Integritas Pengawasan Pemilu
|
Subang - Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda mengungkapkan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan penghijauan biasa, melainkan pengingat bagi jajaran Bawaslu Kota Tomohon untuk senantiasa menjaga filosofi integritas dalam menjalankan tugas.
"Pohon manggis memiliki filosofi yang sangat mendalam. Kulitnya berwarna gelap tetapi daging buahnya berwarna putih bersih. Perbedaan ini menjadi simbol keselarasan antara apa yang tampak dari luar dan apa yang ada di dalam. Integritas harus tercermin secara utuh dalam perkataan, sikap, dan tindakan," ujar Herwyn dalam kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian serta Penanaman Pohon Integritas di Kota Tomohon. Jumat (16/10/2026).
Herwyn menambahkan, jumlah kelopak di bagian bawah buah manggis yang selalu sama dengan jumlah isi daging buahnya juga melambangkan konsistensi antara pernyataan dan kenyataan di lapangan.
"Melalui penanaman Pohon Integritas ini, Bawaslu berharap nilai kejujuran dan tanggung jawab tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar tumbuh dan diterapkan dalam budaya kerja sehari-hari. Sebagaimana pohon yang butuh perawatan, integritas juga harus dipelihara lewat komitmen, kedisiplinan, dan keteguhan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian (Jujur, Menanam, Pelihara, Amankan, Bersih, Lingkungan, dan Alam Nyata) yang berwawasan ekologis serta berintegritas.
"Kegiatan ini merupakan simbol yang sangat bermakna. Integritas adalah fondasi utama yang harus mengakar kuat dalam mengawal proses demokrasi serta penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan akuntabel," kata Sendy.
Sumber: Bawaslu RI